Rabu, 08 April 2009

BERKAT YANG TERSAMAR


Sering kali pada saat kejadian yang tidak menyenangkan menimpa, kita bertanya-tanya mengapa ALLAH membiarkan hal itu terjadi? Terlebih bila selama ini kita merasa telah menjadi umat yang baik. Mengapa hal-hal buruk masih terjadi pada kita? Ada peristiwa-peristiwa dalam hidup kita yang sulit dimengerti pada saat kita mengalaminya. Kita hanya dapat berpasrah padaNYA, percaya bahwa DIA tidak akan memberikan yang buruk kepada kita Ilustrasi di bawah ini mungkin dapat membantu kita memahami bahwa sebenarnya di balik "kemalangan" itu ada berkat yang tersamar, yang belum kita sadari pada saat itu. Ada sebuah kisah tentang seorang raja yang mempunyai seorang teman baik. Temannya ini punya kebiasaan berkomentar, "Ini bagus!" atas semua situasi dalam hidupnya, positif maupun negatif. Suatu hari Sang Raja dan temannya pergi berburu. Temannya mempersiapkan dan mengisikan peluru untuk senapan Sang Raja. Kelihatannya Sang Teman melakukan kesalahan dalam mempersiapkan senjata tersebut, karena setelah raja menerima senapan itu dari temannya, senapan itu meletus dan mengenai jempolnya. Seperti biasa Sang Teman berkomentar, " Ini bagus!", yang oleh raja dijawab, "Tidak, ini tidak bagus!" dan raja tersebut menjebloskan temannya ke penjara. Kurang lebih setahun kemudian, Sang Raja pergi berburu ke daerah yang berbahaya. Ia ditangkap oleh sekelompok orang kanibal, kemudian dibawa ke desa mereka. Mereka mengikat tangannya dan menumpuk kayu bakar, bersiap untuk membakarnya. Ketika mereka mendekat untuk menyalakan kayu tersebut, mereka melihat bahwa Sang Raja tidak mempunyai jempol. Karena percaya pada tahayul, mereka tidak pernah makan orang yang tidak utuh. Jadi mereka membebaskan raja itu. Dalam perjalanan pulang, raja tersebut ingat akan kejadian yang menyebabkan dia kehilangan jempolnya dan merasa menyesal atas perlakuannya terhadap teman baiknya. Raja langsung pergi ke penjara untuk berbicara dengan temannya. "Kamu benar, katanya, "baguslah bahwa aku kehilangan jempolku." Dan ia menceritakan kejadian yang baru dialaminya kepada temannya itu. "Saya menyesal telah menjebloskan kamu ke penjara begitu lama. Saya telah berlaku jahat kepadamu." "Tidak," kata temannya,"Ini bagus!". "Apa maksudmu, 'Ini bagus!'? Bagaimana bisa bagus, aku telah mengirim kamu ke penjara selama satu tahun." Temannya itu menjawab, "Kalau kamu tidak memenjarakan aku, aku tadi pasti bersamamu." ----------------- Kehilangan jempol ataupun kebebasan karena di penjara bukanlah hal yang menyenangkan. Namun karena 2 peristiwa itulah, Sang Raja dan temannya tidak menemui ajalnya dalam peristiwa tahun berikutnya. Demikian pula dalam hidup kita, ada peristiwa yang menyebabkan kita kehilangan materi, mata pencaharian bahkan orang yang kita kasihi. Tentu saja itu membuat kita sedih, kesal, marah, bahkan menggugat ALLAH karenanya. Beberapa di antara kita mengalami pergumulan batin yang panjang karena penolakan kita atas kejadian yang tidak menyenangkan ini. Ada yang menolak begitu keras, sehingga menjauh dari ALLAH. Namun jika kita dapat mengikuti sikap teman raja di atas, yang secara positif menerima setiap peristiwa baik maupun buruk dalam hidup kita, niscaya suatu hari nanti kita akan menyadari adanya berkat-berkat yang tersamar dalam setiap peristiwa yang kita alami. Jadi, seperti kata AA Gym, marilah belajar untuk berkata "YA" terhadap setiap peristiwa dalam hidup kita. "YA" berarti menerima tanpa syarat segala sesuatu yang direncanakan ALLAH dalam hidup ini. Pada saatnya nanti, kita akan dapat "melihat" berkat-berkat yang tersamar dalam berbagai peristiwa di kehidupan kita; karena ALLAH bekerja dengan caraNYA yang misterius, yang tidak terselami oleh keterbatasan akal kita.

Rabu, 18 Maret 2009

aikido n pertarungan


Aikido dulu dikenal sebagai Aikijutsu dikembangkan secara eksklusif dan tertutup oleh pangeran Teijun, putra ke-6 Kaisar Seiwa (keluarga Genji) Jepang. Sistemnya mulai dibentuk oleh Minamoto Genji Yoshimitsu di pusat pengembangan Istana Daito yang kemudian dikenal sebagai Daito Aikijutsu.

Sejak tahun 1920, Aikido mulai dimasyarakatkan oleh Profesor Morihei Ueshiba dan ia mendirikan organisasi Aikikai Foundation pada tahun 1940. Aikikai Foundation mendapat legitimasi dari pemerintah Jepang dan sejak saat itu menjadi pusat pengembangan Aikido dunia. Saat ini Aikikai Foundation dipimpin oleh Moriteru Ueshiba, generasi ke-3 keluarga Ueshiba.

Aikido adalah budo, yang secara harafiah berarti jalan kesatriaan atau seni bela diri. Budo yang murni merupakan penggabungan antara pikiran, napas, dan jiwa. Budo akan termanifestasi berdasarkan hati si praktisi, bukan oleh tekniknya. Selain jalan ksatria, aikido juga bisa dimanfaatkan untuk kesehatan. Mempraktekkan Aikido sama halnya dengan Anda berlatih kardiovaskular karena gerakan-gerakannya bersifat konstan. Selain itu, untuk bisa menampilkan gerakan tertentu, Anda tentu butuh energi dan energi tersebut hanya akan mengalir maksimal jika Anda berada dalam posisi yang benar serta teknik bernapas yang benar.

Teknik dasar Aikido

Ketika berlatih Aikido, Anda perlu seorang sparing partner. Disebut, Uke (yang berinisiatif menyerang dan nage (yang bertahan dan menetralisasikan serangan) Berikut beberapa teknik dasar Aikido:



  • Ikkyo; mengontrol penyerang dengan menempatkan satu tangan pada siku dan satu lagi dekat pergelangan tangan dengan memberikan tekanan untuk membanting penyerang ke tanah.
  • Nikyo; menyeret uke dengan teknik kuncian pada pergelangan tangan, kemudian memutarnya sambil memberikan tekanan yang menyakitkan pada saraf.
  • Sankyo; teknik memutar yang dimaksudkan untuk memberikan tekanan spiral pada seluruh lengan, termasuk siku dan bahu.
  • Yonkyo; teknik penguasaan bahu dengan cengkeraman kedua tangan pada lengan bawah.
  • Gokyo; variasi lain dari ikky, di mana tangan yang mencengkeram pergelangan tangan dibalikkan dan cukup efektif dalam upaya merebut senjata lawan.
  • Shihonage atau bantingan empat arah.
  • Kotegaeshi yang melibatkan sebuah bantingan sambil mengunci pergelangan yang menekankan pada otot pergelangan.
  • Kokyonage, yang juga dikenal sebagai bantingan pernapasan.
  • Iriminage atau bantingan dengan tubuh terlebih dahulu merangsek ke tubuh lawan.
  • Tenchinage atau bantingan bumi dan langit
  • Koshinage atau bantingan pinggul versi Aikido
  • Kaitennage atau bantingan berputar, di mana nage menyapu lengan uke kembali hingga mengunci sendi bahu setelah nage menerapkan tekanan dorognan ke depan untuk membanting penyerang.
Selain itu, ada 4 kelompok latihan utama.
  • Katai, yang mengarah pada latihan dasar dan lebih kepada pembangunan fondasi gerakan tubuh dan pernafasan;
  • Yawarakai, melatih yang terserang untuk membelokkan serangan dan memadukan gerakan untuk menguasai penyerang atau situasi
  • Kino-nagare, melibatkan latihan bagi yang terserang untuk menahan atau melawan serangan dengan memadukan gerakannya dengan penyerang bahkan sebelum melakukan kontak
  • Ki, yang merupakan teknik aikido absolut dan melibatkan pembangunan sebuah hubungan dari ki atau spirit dari terserang dan penyerang.

Ingin berlatih aikido?
Semua teknik dasar aikido itu bisa dikombinasikan hingga ratusan gaya lainnya. Menguasai setiap teknik menuntut disiplin dan dedikasi. Tapi, Anda tidak akan bisa menjadi master Aikido hanya dengan menyaksikan -walau secara terus-menerus- seni beladiri ini melalui film atau televisi, termasuk media lain.
Satu-satunya cara bila Anda ingin disebut sebagai master Aikido, Anda harus mempelajarinya langsung dari seorang sensei. Ini berarti Anda mesti masuk ke dojo hingga kelas terakhir. Mungkin Anda bakal merasakan sedikit sakit akibat terjatuh dan terbanting berkali-kali di atas matras, tetapi itu semua akan terbayar bila Anda telah merasakan manfaatnya.

Jadi, tunggu apa lagi?


Senin, 29 Desember 2008

Kehidupan Sang Pendiri Aikido [3]

Tulisan berikut diambil dari artikel berjudul "Founder Of Aikido" karya Doshu Kisshomaru Ueshiba yang dipublikasikan secara berseri dalam aiki news edisi 30 (bulan August 1978) sampai edisi 71 (bulan Juni 1986). Tercatat terdapat 42 seri tulisan mengenai kehidupan keseharian sang pendiri Aikido, Morihei Ueshiba. Dan berikut adalah beberapa nukilan kisah hidup sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk beladiri tersebut.

Kali ini, kita akan membicarakan masa muda pendiri Aikido, Morihei Ueshiba atau O-sensei (Great Teacher). O-sensei lahir pada tanggal 14 Desember 1883 (atau tanggal 16 November menurut penanggalan Jepang lama). Rumah tempat beliau lahir (yang sempat rusak), dibangun kembali pada tahun 1910 dan masih berdiri hingga saat ini. Rumah itu terletak di 441 Nishontani-mura, Nishimuro-gun, Wakayama-ken (mungkin bisa diartikan sebagai: Desa Nishontani nomer 441, Kecamatan Nishimuro, Kabupaten Wakayama). Keadaan rumah itu masih sama seperti saat beliau dilahirkan, dengan sumur dan juga sebuah kuil Kumano Gongenbun di belakang rumah.

Meski Ueshiba kecil tidak memiliki badan terlalu kuat, tapi semangatnya yang menggebu-gebu untuk mempelajari sesuatu sudah terlihat. Saat masih anak-anak, seringkali tiba-tiba ia merasa tidak enak badan dan wajahnya mendadak pucat. Ia pun lantas memutuskan untuk berbaring dan beristirahat. Namun, saat mendengar waktu belajar tiba, ia pun segera bangkit dan berteriak "us" atau "u".

Menurut cerita para tetua desa itu, O-sensei pertama kali bersentuhan dengan aktifitas fisik saat ia belajar menombak dari seorang nelayan bernama Shingo Suzuki. Sebagai seorang pemuda, dia banyak menghabiskan waktunya mempelajari seni menombak ikan. Saat inilah, kecintaan O-sensei terhadap tombak mulai muncul. Sehingga bukan suatu hal yang aneh, jika Sojutsu (teknik tombak) merupakan teknik favorit O-sensei setelah Taijutsu (teknik tangan kosong).

Saat menginjak usia 20-an, O-sensei juga mulai melakukan ritual Misogi (mengguyurkan air laut ke arah kepala, dengan tujuan menjernihkan tubuh dan pikiran). Ritual ini juga menjadi salah satu bentuk aktivitas yang beliau sukai, bahkan banyak penduduk desa yang melihat O-sensei tetap menjalankan ritual tersebut, meski berada di tengah tikaman dinginnya musim salju.

Kondisi daerah itu pada tahun 1880-an, tentu sangat berbeda dengan saat ini. Dahulu, perkampungan itu banyak dihuni oleh para petani dan nelayan. Dan keluarga Ueshiba merupakan salah satu dari sekian banyak petani di wilayah itu.

Saat masih kecil, O-sensei merupakan anak yang berbadan lemah. Hal itu lebih banyak disebabkan oleh rasa kasih sayang yang berlebihan dari kedua orang tuanya, atau menurut bahasa sekarang dikenal sebagai istilah over-protective.

Kondisi badan O-sensei kecil dapat dilihat dari penggambaran adik perempuannya, Kiku.
"Saat masih kecil badan kakak tidaklah terlalu kuat, tapi dia mempunyai ingatan yang sangat baik. Satu kali saja dia mendengat tentang sesuatu, pasti tidak akan lupa. Dia banyak mengurung dirinya di dalam kamar dan lebih senang membaca buku. Salah satu buku yang dia suka adalah kumpulan cerita sembilan pendekar China. Dia mengetahui cerita itu dari pendeta di kuil setempat.
Selain itu, dia juga suka Fisika dan Matematika. Setiap selesai membaca suatu hal tentang dua subyek itu, dia lantas menenggelamkan diri melakukan berbagai eksperimen. Saat itu ia berusia tujuh atau delapan tahun. Kakakku itu berbeda dengan anak yang lain, dia sangat suka membaca buku."

Minggu, 14 Desember 2008

Kehidupan Sang Pendiri Aikido [2]

Tulisan berikut diambil dari artikel berjudul "Founder Of Aikido" karya Doshu Kisshomaru Ueshiba yang dipublikasikan secara berseri dalam aiki news edisi 30 (bulan August 1978) sampai edisi 71 (bulan Juni 1986). Tercatat terdapat 42 seri tulisan mengenai kehidupan keseharian sang pendiri Aikido, Morihei Ueshiba. Dan berikut adalah beberapa nukilan kisah hidup sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk beladiri tersebut.

Banyak sisi dari kehidupan O-sensei yang terangkum dalam tulisan ini. Salah satunya adalah mengenai kebiasaan yang dilakukan O-sensei saat melakukan perjalanan dan berbagai kunjungan. Seperti kisah kali ini yang bertutur tentang pengalaman perjalanan O-sensei bersama salah satu muridnya, Gozo Shioda.

Suatu hari, O-sensei sedang mengadakan perjalanan rutin bersama Shioda dengan menggunakan kereta api. Saat itu, kereta sedang dalam kondisi lumayan ramai, sehingga para penumpang kereta berdiri berdesakan. Di tengah perjalanan itu, entah kenapa tiba-tiba salah seorang penumpang yang berdiri di samping O-sensei seperti tersentak dan mendadak berdiri mematung, tidak bergerak sama sekali. O-sensei pun lantas tertawa kecil.

Melihat kejadian itu, Shioda menyangka orang yang berdiri mematung itu adalah kenalan O-sensei. Perjalanan pun berlanjut, sedang orang yang berada di samping O-sensei tetap berada dalam posisinya, tidak bergerak sama sekali. Setelah kereta tiba di stasiun berikutnya, tiba-tiba O-sensei berkata, ''Baik, turunlah!'' Seketika itu juga orang itu bergerak cepat dan berlari turun dari kereta. Karena bingung, lantas Shioda pun bertanya pada O-sensei, ''Guru, siapa itu tadi?'' O-sensei dengan tersenyum mengatakan, ''Pencopet.''

Ternyata saat sang pencopet itu beraksi merogoh saku, O-sensei lantas mengunci tangannya sehingga sang pencopet pun berdiri kaku, tidak bisa bergerak. Tampaknya pencopet itu sedang tidak beruntung memilih calon korban. ''Apalagi saat itu O-sensei tidak membawa uang sama sekali,'' kata Shioda.

Memang sudah menjadi kebiasaan O-sensei tidak membawa uang saat melakukan perjalanan. Beliau selalu mempercayakan uang dan juga barang bawaannya pada siapa pun yang menjadi teman seperjalannya.

Selain terbiasa tidak membawa uang, O-sensei memiliki kebiasaan untuk datang di tempat tujuan satu jam lebih awal pada setiap jadwal perjalanannya. Meski begitu, tidak semua jadwal perjalanan yang sudah direncanakannya berjalan mulus. Kadang kala di saat-saat terakhir keberangkatan, O-sensei tiba-tiba memutuskan menunda kepergiannya. Mungkin karena intuisi yang sangat peka, beliau kadang membatalkan rencana perjalanan karena merasa akan mengalami kejadian yang tidak mengenakkan selama perjalanan.

Rabu, 10 Desember 2008

Hacker Hacker Legendaris



White-Hat Hackers
White-Hat Hacker, hacker dengan topi putih, adalah tokoh tokoh yang mengagumkan dari segi pencapain teknis dan filosofis mereka yang turut mengembangkan budaya hacker di dunia. Ini adalah tokoh-tokoh yang ikut mendorong banyak revolusi dalam dunia computer dan teknologi informasi. Mereka yang berani melakukan kreativitas diluar kebiasaan sehari-hari. Merekalah pemikir-pemikir out-of-the-box, revolusionis dalam dunia yang semakin kabur

TIM BERNES LEE sang ksatria penemu web
Sang penemu itu adalah Tim Berners-lee, ia dikenal cukup pendiam, sebagai laki-laki pemalu dengan gaya bicara yang lembut dan pelan. Pernyataan-pernyataannya tidak terlalu banyak ditemukan di media massa, menerbitkan buku yang berjudul “Weaving The Web” yang banyak diminati, tim orang yang pelit mengenai kisah kehidupan keluarga nya, pernah ada pertanyaan di salah satu halaman FAQ situs webnya “Bisakah anda cerita lebih banyak tentang kehidupan pribadi anda?”, tanpa ragu dia menjawab “NO, I can’t”
Dalam konteks public tidak apa aku ditunjuk sebagai penemu World Wide Web, yang aku mau, citra itu dipisahkan dari kehidupan pribadi, sebab kesohoran dapat menghancurkan kehidupan pribadi, ujar nya.
Pada tahun 2004 Tim memperoleh penghargaan dari kerajaan Inggris sebagai Ksatria (Knight Commander of the Order of the British Empire) karena jasanya menemukan Web yang Timsendiri menyebut temuannya itu dengan sebuah sebutan’hanya sebuah program’
Tim lahir di London 8 juni 1955, anak dari Conway dan Mary Berners Lee yang adalah pasangan ahli matematika yang turut dalam pemrograman computer pertama yang dijual secara komersial:Ferranti Mark I, Mary Berners Lee pernah dijuluki “programmer computer komersial pertama”.
Pasangan Conway dan Mary mengajari anak mereka untuk menikmati mateematika kapan pun, dan mengajari mereka bahwa meatematika bias muncul dimana pun.dan tahukah mainan apa yang dibuat sewaktu Tim kecil? Komputer-komputeran yang dibuat dari kardus, sejak kecil pun ia tergila-gila pada elektronika, ia pun kuliah di Queen’s College, Oxford University pada 1973, ia memilih fisika teoritis, di fisika kata Tim ”anda belajar memikirkan beberapa aturan matematika sederhana pada sekala mikroskopis, yang ketika diskalakan akan menjelaskan kelakuan makroskopisnya. Di internet kita mencoba untuk menggagas rotokol-protokol komputer yang ketika diperhitungkan ke skala makroskopis akan menghasilkan suatu ruang informasi dengan property-properti yang kita suka”, ia pun membuat komputernya sendiri dengan menyolder seemasa ia kuliah yang ia bikin dengan prosessor M6800 dan televise bekas.
Pada 1976 ia bekerja di Plessey Telecommunication Ltd
Tahun 1978 bergabung dengan D.G Nash Ltd ia membuat software untuk printer dan OS multitasking, istri pertamanya Jane seorang programmer yang berakhir di ujung 70-an
Tahun 1980 ia bekerja sebagai konsultan software di CERN disanalah Tim bertemu dengan istri keduanya Nancy putri seorang pengacara York yang kaya Nancy seorang ahli computer di WHO.
Tim pun mengembangkan system Hypertext untuk mencatat beberapa hal;
1. Siapa bekerja dalam sebuah proyek apa.
2. Software apa berasosiasi dengan program apa.
3. Software apa dijalankan di computer yang mana.

System hypertext pertamanya ini ia sebut Enqquire, Enquire tak pernah dipublikasikan system ini ia pakai untuk kepeluannya sendiri, namun program ini telah membentuk basis konseptual pengembangan masa depan World Wide Web.
Berners Lee membuat system pengkodean yang relative sederhana yang disebut Hyper Text Mark Up(HTML), ia juga merancang system alamat kode yang memungkinkan dokumen-dokumen di-link-kan dari suatu komputer kekomputer lain atau disebut Hyper Text Transfer Protocol (HTTP).
Berners Lee bukanlah penemu internet, tapi internet bagai sebuah perpustakaan besar yang tetap sama sekali kosong sampai Berners Lee datang menyadiakan buku-buku. Berners Lee meluncurkan temuannya pada tahun 1991, sejak saat itu web dan internet menjamur bersama.

Kamis, 04 Desember 2008

BAHAYA BAHAYA PADA E-COMMERCE


Latar Belakang Masalah
        Internet memungkinkan penyusup untuk menyerang sistem komputer dari tempat manapun di dunia.
        Komputer dan internet memungkinkan perusahaan pemasaran, pengintai, dan pegawai pemerintahan untuk menggunakan kekuatan teknologi dalam mengumpulkan informasi yang tersembunyi dari pandangan pengguna internet.
        Belum adanya undang-undang yang komprehensif yang melindungi privasi pribadi seseorang, informasi pribadi yang sensitif seperti nomer social security dan informasi penting lainnya dijual di internet.
        Banyak web site yang mengumpulkan informasi pribadi tanpa menginformasikan dengan jelas keperluan mereka kepada para pengunjung web site tersebut.
Kasus-kasus Cybercrime
        Penipuan lelang online
        Penipuan saham online
        Penipuan pemasaran berjenjang online
        Penipuan kartu kredit
Bahaya-bahaya pada E-commerce
        Pencurian Password
            Password Guessing
            Shoulder Surfing
            Dumpster Diving
            Social Engineering
            Superuser Status
        Salami Shaving dan Data Diddling
        Forgery
        Security Loophole Detection Program
        Pencurian Identitas
        Para Penyerang Komputer
            Hacker, Cracker, dan Pembuat Virus
        Mata-Mata (Spies)
        Penipu (Swindlers)  :
                        1. Rip and Tear
                        2. Barang Palsu (Bogus Good)
        Perang Informasi (Information Warfare)
  1. electronic warfare (penggunaan peralatan elektronik untuk merusak ataumenghancurkan sistem komputer) .
  2. network warfare (serangan oleh hacker pada infrastruktur jaringan suatu negara termasuk sistem elektronik pada perbankan). 
  3. structural sabotage (serangan pada sistem informasi yang           mendukung transportasi, keuangan, energi, dan telekomunikasi)
   
                     
        Penenggelaman Sistem (Denial of Service)
Penenggelaman Sistem (Denial of Service) 
 
Akibat yang Ditimbulkan
        Konsumsi atau Hilangnya Waktu Staff
        Waktu Sistem Tidak Berfungsi (Downtime)
        Penggelapan dan Pencurian (Fraud and Theft)
        Publisitas Buruk (Adverse Publicity)
        Vandalisme
        Pembunuhan Karakter
        Hilangnya Privasi
Penanggulangan Bahaya
        Mengontrol Akses , terdiri dari :
            Callback system
            biometric authentication
        Menggunakan Firewall
        Menggunakan Program Antivirus
        Melakukan Backup Pada Data
 
1. Authentication service
   Memberikan konfirmasi pengesahan terhadap identitas pengguna.
   - Entity authentication
     Pintu gerbang masuk pertama (password)
   - Data origin authentication
     Informasi sah/tidaknya sebuah identitas
2. Access Control services
   Melindungi semua fasilitas dan sumber-sumber yang ada, dari akses yang tidak berhak
3. Confidentiality Service
   Memproteksi informasi yang kira-kira menjadi incaran akan disingkap oleh orang lain
4. Data integrity services
   Melindungi terhadap ancaman dari usaha orang yang akan mengubah data
5. Non repudiation Service
   Perlindungan terhadap user dari ancaman user yang berhak lainnya.
Penanggulangan Bahaya dengan Enkripsi
        Kriptografi (Cryptography) adalah bidang studi pada pengamanan informasi dengan merubah (transforming atau encrypting) informasi atau data ke dalam format yang tidak dapat dibaca.
        Yaitu proses pengkodean atau pengacakan suatu pesan sehingga menjadi tidak bisa dibaca, kecuali oleh orang yang menjadi tujuan dari pesan tersebut.
Menghindari Penipuan
Untuk menghindari penipuan (scam) oleh orang yang
menyalahgunakan internet, ada beberapa tip yang dapat kita ikuti:
        Hanya melakukan bisnis dengan perusahaan yang kita ketahui dan dapat dipercaya
        Baca kondisi pembelian. Jika kita memesan sesuatu, yakinkan pesanan ada persediaannya (stock) dan perusahaan yang kita pesan menjanjikan barang dikirim dalam jangka waktu tertentu (misalnya paling lambat 30 hari).
        Jangan memberikan informasi finansial ataupun pribadi, atau password ke siapapun, walaupun kedengarannya permintaan tersebut resmi.
        Bersikap skeptis apabila ada orang di sebuah ruang chatting (chat room) memberi informasi mengenai perusahaan baru yang hebat ataupun saham yang bagus.
Cyberlaw
        Indonesia : KUHP pasal (362)
unsur mencuri meliputi mengambil suatu barang yang sebagian atau seluruhnya kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki, dan dilakukan secara melawan hukum.
            Bila satu dari unsur itu tidak ada, seseorang tentu tidak bisa dikatakan mencuri.
        Singapura (1998) :
        The Electronic Act (Transaksi Elektronik)
        The Electronic Communication Act(ECPA)
        A.S (1996) :
        Communication Assistance For Law Enforcement Act
        Tellecomunication Service
Kejahatan tidak selalu terjadi karena niat jahat pelakunya, tetapi juga karena Anda sendiri yang memberi kesempatan. Maka,
WASPADALAH! WASPADALAH!


Sabtu, 29 November 2008

morihei ueshiba dari dekat sekal


Tulisan berikut diambil dari artikel berjudul "Founder Of Aikido" karya Doshu Kisshomaru Ueshiba yang dipublikasikan secara berseri dalam aiki news edisi 30 (bulan August 1978) sampai edisi 71 (bulan Juni 1986). Tercatat terdapat 42 seri tulisan mengenai kehidupan keseharian sang pendiri Aikido, Morihei Ueshiba. Dan berikut adalah beberapa nukilan kisah hidup sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk beladiri tersebut.

Bagi seseorang seperti O-sensei, tidak ada hari yang berlalu tanpa latihan. Mulai dari bangun tidur pada pukul lima dini hari hingga beristirahat lagi pukul sembilan malam, O-sensesi selalu menempatkan dirinya secara fisik dan mental di dojo.

Di dalam dojo, O-sensei mengisi kegiatan dengan mengawasi dan melatih para muridnya. Beliau tidak pernah lelah mengajari murid-muridnya bahkan pada murid pemula sekalipun. Kadang di dojo itu juga, beliau mengumpulkan masyarakat dan kemudian mengadakan semacam seminar membahas tentang konsep aiki.

O-sensei memiliki murid-murid yang tersebar di seluruh Jepang. Maka bukan suatu hal yang aneh jika akhirnya beliau sering mengadakan perjalanan untuk memenuhi undangan mengajar dan mengisi seminar beladiri. Meski disibukkan dengan banyak acara, tapi pikiran beliau selalu tertambat di dojo. Bahkan seringkali lawatan beliau ke berbagai wilayah itu menghasilkan metode-metode mengajar yang baru. Beliau percaya bahwa satu hari saja terlewatkan tanpa latihan merupakan sebuah kemunduran, dan menerapkan disiplin keras seperti ini pada dirinya sendiri.

Sebuah pengalaman menarik yang diceritakan Hideo Takahashi, seorang rekan O-sensei, menggambarkan bagaimana gigihnya semangat beliau dalam mengajarkan aikido. Pada sebuah acara perayaan rampungnya pembangunan dojo bulan November 1967, Takahashi berkesempatan mengunjungi kediaman O-sensei. Kunjungannya itu bertujuan untuk menyerahkan sebuah cindera mata berupa papan besar bertuliskan kalimat-kalimat penghargaan bagi O-sensei.

Untuk menyambut datangnya rekannya itu, O-sensei yang sedang terjerat penyakit kanker lantas bangun dari tempat tidurnya. Beliau terlihat sangat gembira dengan hadiah dari Takahashi, dan obrolan ringan antara kedua rekan itupun segera terjalin dengan akrab.

Beberapa saat kemudian, O-Sensei meminta ijin pada Takahashi, ''Saya harus ke kebelakang dulu.'' O-sensei pun segera beranjak menuju kamar mandi yang berada di sebelah dojo.

Setelah berselang beberapa waktu, O-Sensei belum juga kembali dari kamar mandi. Karena penasaran, Takahashi lantas berusaha mencari tahu keberadaan beliau. Dalam upayanya mencari, di kejauhan samar-samar terdengar suara O-sensei dari dalam dojo. Takahashi pun segera melihat melalui jendela dojo dan tampak O-sensei sedang mengajar muridnya teknik suwari waza dengan semangat. ''Begini cara yang benar,'' kata O-sensei mantap. Takahashi pun terkejut, betapa O-sensei yang semula tergolek lemas di atas tempat tidur, beberapa saat kemudian sudah dengan antusias mengajar murid-muridnya di dojo. ''Benar-benar seperti dua orang yang berbeda,'' kata Takahashi kagum.